Memahami gejala kanker payudara, termasuk tanda-tandanya yang sering diabaikan, sangatlah penting.
Karena kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang paling dikhawatirkan wanita, yang bisa terjadi ketika sel-sel di payudara tumbuh secara abnormal dan tak terkendali. Deteksi dini merupakan kunci utama untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan
- Benjolan pada Payudara
Benjolan biasanya tidak terasa sakit, keras, dan tidak bergerak saat diraba.
Benjolan bisa terasa di berbagai area payudara, termasuk di bawah ketiak. - Perubahan pada Kulit Payudara
Kulit payudara bisa menjadi merah, bersisik, atau berkerut.
Kulit payudara bisa terasa seperti jeruk nipis (dimple).
- Perubahan Bentuk dan Ukuran Payudara
Payudara bisa terlihat lebih besar, lebih kecil, atau berubah bentuk.
Puting bisa tertarik ke dalam.
- Keluarnya Cairan dari Puting
Cairan bisa berwarna bening, kuning, coklat, atau merah (darah).
Cairan bisa keluar spontan atau hanya saat ditekan.
- Nyeri Payudara
Nyeri payudara bisa terasa konstan atau hilang timbul.
Nyeri bisa terasa di seluruh payudara atau di area tertentu.
- Perubahan pada Puting
Puting bisa terasa gatal, perih, atau sakit.
Kulit di sekitar puting bisa mengelupas.
- Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Kelenjar getah bening di bawah ketiak atau di atas tulang selangka bisa membengkak.
- Peningkatan Permukaan Kulit Payudara
Kulit payudara bisa terlihat seperti kulit jeruk (dimple)
- Rasa Panas di Payudara
Payudara bisa terasa panas atau seperti terbakar.
- Kelelahan
Kelelahan yang tidak biasa bisa menjadi salah satu tanda kanker payudara.
Cara Deteksi Dini Gejala Kanker Payudara
- Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)
SADARI adalah cara mudah yang dapat dilakukan sendiri di rumah untuk mendeteksi benjolan atau perubahan pada payudara. SADARI sebaiknya dilakukan secara rutin, setiap 7-10 hari setelah menstruasi.
Langkah-langkah SADARI:
- Berdiri tegak di depan cermin.
- Perhatikan bentuk dan ukuran payudara Anda.
- Periksa payudara dengan cara:
- Mengangkat tangan kanan ke atas kepala dan raba payudara kiri dengan gerakan memutar.
- Ulangi dengan tangan kiri.
- Raba payudara dengan jari-jari tangan Anda, mulai dari area bawah ketiak hingga ke bawah payudara.
- Tekan puting untuk melihat apakah ada cairan yang keluar.
- Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS)
SADANIS adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan terlatih. SADANIS biasanya dilakukan setiap 1-3 tahun sekali, tergantung usia dan faktor risiko Anda.
- Mammografi
Mammografi adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar X. Mammografi dapat membantu mendeteksi kanker payudara pada tahap awal, bahkan sebelum benjolan dapat diraba. Mammografi disarankan untuk wanita berusia 50 tahun ke atas, atau lebih muda bagi wanita dengan faktor risiko tinggi.
- USG Payudara
USG payudara adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan gelombang suara. USG payudara dapat membantu mendeteksi benjolan pada payudara, terutama pada wanita dengan jaringan payudara yang padat. USG payudara biasanya dilakukan pada wanita dengan usia di bawah 50 tahun, atau pada wanita dengan faktor risiko tinggi.
- MRI Payudara
MRI payudara adalah pemeriksaan payudara dengan menggunakan medan magnet dan gelombang radio. MRI payudara dapat membantu mendeteksi kanker payudara pada wanita dengan faktor risiko tinggi.
Alasan Kanker Payudara Menjadi Salah Satu Kanker Paling Umum pada Wanita
- Faktor Hormon
Hormon estrogen dan progesteron dapat memicu pertumbuhan sel-sel payudara.
Wanita memiliki kadar estrogen dan progesteron yang lebih tinggi daripada pria, sehingga mereka lebih berisiko terkena kanker payudara. - Faktor Genetik
Mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2 dapat meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan.
Wanita dengan riwayat keluarga kanker payudara memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.
- Faktor Gaya Hidup
Faktor gaya hidup seperti obesitas, konsumsi alkohol, dan merokok dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
- Faktor Reproduksi
Wanita yang memiliki menstruasi pertama di usia muda atau menopause di usia tua memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.
Wanita yang tidak pernah hamil atau hamil di usia tua juga memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.
- Faktor Lainnya
Paparan radiasi dan penggunaan obat hormonal tertentu dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Lakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh di klinik MyPharma Muara Karang, Jakarta Utara untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan anda, termasuk gejala kanker payudara dan penyakit lainnya.