Ada 3 penyebab ISPA yang utama, yaitu virus, bakteri dan jamur.
ISPA adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan, contoh penyakit nya antara lain flu biasa, influenza, sinusitis, dan radang tenggorokan.
ISPA dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, terutama mereka yang memiliki kondisi tubuh kurang prima.
Gejala ISPA
Gejala ISPA sangatlah umum dan mirip dengan penyakit ringan lainnya, namun jangan pernah sepelekan gejala apapun yang anda alami, karena penanganan yang salah akan membuat kondisi semakin parah.
Gejala umum yang biasa muncul, adalah :
- Batuk
- Demam
- Nyeri kepala
- Hidung tersumbat
- Nyeri tenggorokan (Nyeri menelan)
- Timbul gejala sinusitis (hidung berair, demam dan nyeri di wajah)
- Kekurangan oksigen dan kulit menjadi biru
- Sesak napas
Penyebab ISPA
- Virus:
- Penyebab paling umum: Virus bertanggung jawab atas sekitar 80-90% kasus ISPA.
- Jenis virus: Rhinovirus, influenza virus, adenovirus, parainfluenza virus, coronavirus, dan lain-lain.
- Contoh penyakit ISPA akibat virus: Flu biasa, pilek, batuk, radang tenggorokan.
- Bakteri:
- Penyebab kurang umum: Bakteri bertanggung jawab atas sekitar 10-20% kasus ISPA.
- Jenis bakteri: Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Staphylococcus aureus, Moraxella catarrhalis, dan lain-lain.
- Contoh penyakit ISPA akibat bakteri: Pneumonia, bronkitis, sinusitis.
- Jamur:
- Penyebab jarang: Jamur jarang menyebabkan ISPA, dan umumnya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Jenis jamur: Aspergillus, Candida, Cryptococcus, dan lain-lain.
- Contoh penyakit ISPA akibat jamur: Infeksi paru-paru jamur.
Pengobatan ISPA berdasarkan penyebabnya :
- ISPA akibat virus:
- Pengobatan simtomatik:
- Istirahat yang cukup.
- Minum banyak air putih.
- Mengonsumsi obat pereda gejala, seperti obat batuk, pilek, dan demam.
- Pengobatan suportif:
- Pemberian oksigen tambahan jika diperlukan.
- Pemberian nutrisi yang adekuat.
- ISPA akibat bakteri:
- Pemberian antibiotik:
- Jenis antibiotik yang diberikan tergantung pada jenis bakteri penyebabnya.
- Antibiotik harus diminum sesuai dengan anjuran dokter.
- ISPA akibat jamur:
- Pemberian obat antijamur:
- Jenis obat antijamur yang diberikan tergantung pada jenis jamur penyebabnya.
- Obat antijamur harus diminum sesuai dengan anjuran dokter.
- ISPA akibat parasit:
- Pemberian obat antiparasit:
- Jenis obat antiparasit yang diberikan tergantung pada jenis parasit penyebabnya.
- Obat antiparasit harus diminum sesuai dengan anjuran dokter.
Tips Pemulihan untuk Pasien ISPA
- Istirahat yang cukup: Istirahat yang cukup membantu tubuh melawan infeksi.
- Minum air putih yang banyak: Minum air putih membantu mengencerkan dahak dan mencegah dehidrasi.
- Makan makanan yang bergizi: Makanan yang bergizi membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
- Gunakan pelembab udara: Pelembab udara membantu meredakan hidung tersumbat.
- Berkumur dengan air garam: Berkumur dengan air garam membantu meredakan sakit tenggorokan.
Faktor Risiko ISPA
- Usia: Anak-anak dan orang tua lebih rentan terkena ISPA.
- Sistem kekebalan tubuh: Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS, diabetes, atau kanker, lebih mudah terkena ISPA.
- Paparan asap rokok: Paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko ISPA.
- Polusi udara: Polusi udara dapat meningkatkan risiko ISPA.
- Kontak dengan orang yang sakit: Kontak dengan orang yang sakit dapat meningkatkan risiko ISPA.
Segera hubungi dokter, konsultasi atau kunjungi klinik MYPHARMA Muara Karang Jakarta Utara jika keluhan berlanjut dan kondisi semakin memburuk untuk penanganan dan pertolongan pertama.